Bakwan jagung yang renyah membutuhkan adonan cukup kental dan minyak yang sudah panas sebelum digoreng. Sebagian jagung bisa sedikit dihancurkan agar rasa manisnya keluar, sementara sisanya dibiarkan utuh untuk tekstur.
Informasi Resep
- Porsi: 12 buah
- Persiapan: 15 menit
- Memasak: 15 menit
- Total: 30 menit
- Tingkat: Mudah
Bahan
- 2 jagung manis, pipil
- 100 g tepung terigu
- 25 g tepung beras
- 1 butir telur
- 2 batang daun bawang, iris
- 2 batang seledri, iris halus
- 3 bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 1/2 sdt ketumbar bubuk
- 3/4 sdt garam
- 1/4 sdt merica
- 80–100 ml air
- Minyak secukupnya untuk menggoreng
Alat yang Dibutuhkan
- Mangkuk besar
- Cobek atau blender kecil
- Sendok
- Wajan
- Sutil berlubang
- Rak atau tisu dapur
Cara Membuat
- 1. Siapkan jagung. Pipil jagung. Hancurkan sekitar sepertiganya secara kasar dan biarkan sisanya utuh.
- 2. Haluskan bumbu. Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, garam, dan merica.
- 3. Campur adonan. Campur jagung, tepung terigu, tepung beras, telur, daun bawang, seledri, dan bumbu.
- 4. Tambahkan air. Tuang air sedikit demi sedikit sampai adonan cukup kental dan tidak encer.
- 5. Panaskan minyak. Panaskan minyak dengan api sedang. Pastikan cukup panas sebelum menggoreng.
- 6. Goreng bakwan. Ambil satu sendok adonan dan masukkan perlahan. Jangan memenuhi wajan.
- 7. Balik sekali. Goreng sampai sisi bawah keemasan, balik, lalu lanjutkan sampai garing.
- 8. Tiriskan. Angkat dan tiriskan di rak atau tisu dapur sebelum disajikan.
Tips Agar Hasilnya Lebih Baik
- Tepung beras membantu tekstur lebih garing.
- Adonan terlalu cair membuat bakwan tipis dan lebih mudah menyerap minyak.
- Jaga suhu minyak tetap stabil dengan tidak memasukkan terlalu banyak adonan sekaligus.
Variasi
- Tambahkan cabai merah iris.
- Tambahkan sedikit udang cincang matang untuk versi lebih gurih.
- Ganti sebagian jagung dengan wortel parut.
Penyajian dan Penyimpanan
Bakwan paling renyah ketika baru digoreng. Jika tersisa, simpan setelah dingin dan panaskan kembali di oven atau air fryer untuk mengembalikan kerenyahan.
Resep Terkait
FAQ
Mengapa bakwan lembek?
Adonan terlalu encer, minyak kurang panas, atau bakwan ditumpuk saat masih panas sehingga uap terperangkap.
Bisa tanpa telur?
Bisa. Tambahkan sedikit air dan 1 sdm tepung terigu ekstra untuk membantu adonan menyatu.
Mengapa bakwan menyerap banyak minyak?
Biasanya suhu minyak terlalu rendah atau adonan terlalu berair.
Bisa dibuat lebih tipis?
Bisa. Ratakan adonan ketika masuk minyak, tetapi jangan terlalu tipis agar jagung tetap terikat.
Foto: Courtney Cook/Unsplash. Foto ilustrasi gorengan; bukan foto hasil resep.








Leave a Reply