Ingredients
Equipment
Method
- Lumuri potongan patin dengan 1 sdm air jeruk nipis dan 1/2 sdt garam; diamkan 10 menit.
- Haluskan bumbu halus hingga lembut.
- Panaskan minyak; tumis bumbu halus sampai harum dan matang ±3 menit. Masukkan serai dan daun kunyit, aduk 1 menit.
- Masukkan tempoyak; aduk 1 menit hingga tercampur. Tuang air, aduk hingga tempoyak larut.
- Tambahkan asam kandis; didihkan. Bumbui dengan garam (mulai 1 sdt) dan gula (1/2 sdt).
- Masukkan patin; kecilkan api. Masak 10–12 menit hingga ikan matang dan kuah meresap (jangan sering diaduk agar tidak hancur).
- Masukkan daun kemangi bila pakai; aduk sekali, matikan api.
- Diamkan 2–3 menit, koreksi rasa, sajikan hangat dengan nasi.
Notes
Kuah & keasaman: Atur tempoyak 120–180 g sesuai selera asam/pekatnya. Jika terlalu pekat, tambah air 50–100 ml.
Pengganti ikan: Lele, nila, atau baung (800 g) cocok; waktu matang bisa sedikit berbeda.
Sumber asam alternatif: Ganti asam kandis dengan asam gelugur 1–2 keping, belimbing wuluh 5–6 buah, atau air asam jawa 1 sdm.
Pedas: Tambah/kurangi cabai rawit sesuai toleransi pedas.
Tidak ada tempoyak jadi? Gunakan daging durian matang 200 g + 1/2 sdt garam, simpan tertutup 2–3 hari suhu ruang hingga beraroma asam (fermentasi sederhana).
Aroma daun kunyit: Gulung dan ikat daun kunyit agar tidak hancur di kuah.
Higiene ikan: Pastikan aroma lumpur hilang dengan perasan jeruk nipis singkat sebelum dimasak.
Pengganti ikan: Lele, nila, atau baung (800 g) cocok; waktu matang bisa sedikit berbeda.
Sumber asam alternatif: Ganti asam kandis dengan asam gelugur 1–2 keping, belimbing wuluh 5–6 buah, atau air asam jawa 1 sdm.
Pedas: Tambah/kurangi cabai rawit sesuai toleransi pedas.
Tidak ada tempoyak jadi? Gunakan daging durian matang 200 g + 1/2 sdt garam, simpan tertutup 2–3 hari suhu ruang hingga beraroma asam (fermentasi sederhana).
Aroma daun kunyit: Gulung dan ikat daun kunyit agar tidak hancur di kuah.
Higiene ikan: Pastikan aroma lumpur hilang dengan perasan jeruk nipis singkat sebelum dimasak.
